Polres Merangin Amankan Dua Unit Excavator dan 11 Pekerja PETI

Merangin – Polres Merangin mengamankan 2 (dua) alat berat jenis Excavator yang diduga dipergunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di hutan Desa Nalo Gedang, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin pada Selasa (2/6/2021).

Selain barang bukti, Polisi juga mengamankan 11 orang pekerja

Hal ini disampaikan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan S.I.K saat konferensi pers, Rabu (3/6/2021) di aula Polres Merangin

“Selain alat berat dan pekerja, Polres Merangin juga mengamankan 1 pucuk pistol Airsoft Gun,”jelas Kapolres.

Adapun kronologis penangkapan bermula Sat Reskrim Polres Merangin mendapat informasi bahwa di Desa Nalo Gedang ada kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Setelah mendapat laporan selanjutnya Tim melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi. Saat tiba di lokasi Tim mendapati 2 unit alat berat jenis Excavator Merk Liu Gong 920E dengan nomor 115 dan 999 beserta beberapa pekerja yang sedang bekerja di lokasi PETI.

Selanjutnya 2 unit alat berat Excavator dan 11 pekerja diamankan ke Polres Merangin.

Dari 11 pekerja yang ikut diamankan, Kapolres menjelaskan 9 orang di jadikan tersangka dan 2 orang sebagai saksi serta mengaku baru bekerja selama 10 hari.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 unit alat berat Excavator Merk Liu Gong 920E, Emas seberat 5.62 gram, 1 (satu) buah karpet atau keset, 1 (satu) buah dulang dan 1 (satu) buah potong gabang.

“Tersangka dijerat dengan pasal 158 UU nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minerba dengan ancaman maksimal 10 Tahun penjara dan denda maksimal Rp.10 Milyar,” ungkap Kapolres Merangin.

Updated: 4 Juni 2021 — 3:52 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2020 Humas Polres Merangin
%d blogger menyukai ini: