Polres Merangin Gelar Simulasi Sispamkota 2018

 

MERANGIN – Ratusan massa salah satu kandidat calon Bupati bentrok dengan aparat Kepolisian setelah melakukan aksi unjuk rasa ke kantor KPUD Merangin, massa menilai ada kecurangan dalam pelaksanaa pilkada di kabupaten merangin, dalam aksi unjuk rasa pihak kepolisian terpaksa melakukan penembakan di karena massa semakin brutal di kantor KPUD Merangin.

Mulanya, aksi unjuk rasa yang di lakukan ratusan massa salah satu kandidat berjalan dengan damai, namun tiba-tiba salah satu provokator melempari pengamanan dari pihak kepolisian dan berujung betrok antara massa dan pihak kepolisian.

Untuk membubarkan massa,aparat kepolisian sempat menembakan gas air mata kearah kerumunan massa, namun massa tetap bertahan dan melempari aparat kepolisian,kericuhan semakin memanas setelah terjadi prmbakaran oleh ratusan massa di kantor KPUD Merangin.

Karena jumlah massa lebih banyak dan tidak terkendali, akhirnya bantuan dari Brimob Den B Polda Jambi di kerahkan untuk mengatasi kerusuhan massa yang semakin brutal, berkali-kali gas air mata di tembakan untuk menghalaukan massa,namun massa tetap bertahan.

Selanjutnya, water canon dari Brimob Den B Polda Jambi juga di kerahkan untuk menghalau massa,massapun sempat membubarkan diri,namun berselang beberapa jam,massa berkumpul kembali bahkan kembali anarkis dengan menjarah pertokoan yang ada di Kabupaten Merangin.

Untuk mengatasi kerusuhan yang lebih luas, tim anti anarkis Sat brimob Den B Polda Jambi kembali diuturnkan,aparat sempat memperingati massa agar bubar,namun tidak di indahkan juga,dan tidak ingin telalu rusuh,aparat kepolisian akhirnya melakukan penembakan kea rah massa,tiga provokator akhirnta tertembak dan langsung di larikan ke rumah sakit untuk di lakukan perawatan.

Kejadian ini bukanlah sebenarnya,melaikan simulasi pengaman pilkada yang akan di gelar pada bulan juni mendatang,dima simulasi ini dilakukan agar masyarakat luas tau bagai mana nantinya jika terjadi kerusuhan di pilkada serentak 2018 nanti.

“Ini adalah rangkaian simulasi pengaman pilkada,dan kami pihak kemanan wajib melakukan simulasi ini agar masyarakat tau bagaimana nantinya pihak kepolisioan melakukan pengaman jika terjadi kerusuhan di pelaksanaan pilkada,”terang Wakapolda Jambi Kombes Pol Ahmad Aidar,Selasa(13/2).

Wakapolda juga menuturkan,simulasi hari ini sangat baik dan saya terkesan melihatnya,hendaknya polisi selalu mengedepankan protab untuk melakukan pengaman di pilkada.

“Simulasi ini harus sepertinya nyata,agar nanti sewaktu menghadapi unjuk rassa,polisi sudah siap melakukan pengaman,”tutupnya. (Sn)

Editor : E.H Sitorus

1388total visits,1visits today

Updated: 13 Februari 2018 — 4:18 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin