Palsukan E-KTP dan KK, Syafrinur Ditangkap Polisi

MERANGIN – Syafrinur (40), warga kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, terpaksaharus berurusan dengan aparat kepolisian, ia ditangkap setelah membuat 50 E-KTP Palsu dan di jual seharga Rp 10 Ribu kepada pemesannya.

Penangkapan pembuat E-Ktp palsu ini terungkap setelah salah seorang warga yang ingin mengurus akta kelahiran anaknya, karena tidak memeliki E-ktp salah seorang warga inipun mendatangi toko foto Copy milik Syafrudin berada, di jalan Kesehatan Kelurahan Pematang kandis Kecamatan Bangko

Saat di minta pembuatan E-Ktp palsu oleh warga yang ingin memiliki E-ktp, pelakupun menyanggupi permintaan salah satu warga dengan imbalan Rp 10 ribu per E-ktp yang ingin di buat. Rupanya tak hanya E-ktp warga yang ingin mengurus Akta kelahiran saja yang di buat pelaku, rupanya pelaku sudah membuat 60 E-ktp selama enam bulan, selain E-ktp ada juga Kartu Keluarga yang di palsukan pelaku dan imbalan membuat Kartu keluarga palsupun juga sama seharga Rp 10 ribu.

Namun pekerjaan membuat E-ktp Palsu tak selamanya lancar di lakukan pelaku, pada Senin(8/1)sekitar pukul 14.30,tim Opsenal Sat Reskrim Polres Merangin langsung mendatangi toko pelaku yang berada di Jalan Kesehatan,Kelurahan Pematang Kandis.

Saat penangkapan pelaku di toko foto Copy milik pelaku, di temukan enam E-ktp dan satu kartu keluarga palsu, selanjutnya aparat kepolisian langsung menyita alat untuk membuat e-ktp palsu berupa seperangkat alat komputer, printer dan mesin laminating.

Untuk kepentingan penyidikan, pelaku bersama alat bukti langsung di gelandang ke Mapolres Merangin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,dan saat di ambil keterangan aparat kepolisian pelaku mengakui jika dirinya hanya membuat e-ktp palsu jika dipesan pemesan yang datang ke tokonya.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya,SIK,MH melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Mutaqqin saat press release membenarkan jika dirinya telah mengamankan seorang pelaku pembuat e-ktp palsu.

“Untuk e-ktp sudah banyak di palsukannya, ada sekitar 60 e-ktp selama enam bulan, selain itu ada juga KK palsu, rata-rata pemesanan e-ktp palsu ini untuk kepentingan pembelian sepeda motor dan kepengurusan lainya,” ungkap AKP Sandi, Kamis(11/1).

Sandi juga mengatakan,dalam pembuatan e-ktp palsu pelaku hanya sendirian mengerjakannya, dan caranyapun cukup sederhana dengan menyeken e-ktp asli lalu di edit melalui komputer dan di print menggunakan printer warna.

“Untuk pelaku akan kita kenakan pasal 8 ayat 1 undang-undang nomor 3 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan,dengan kurungan penjara selama 10 tahun dan denda Rp 1 milyar,”tutupnya.

Penulis : Solihin

Editor : E.H Sitorus

1368total visits,1visits today

Updated: 11 Januari 2018 — 10:08 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin