Polres Merangin Bantah Isu Akan Terjadi Penyerangan Terkait Pembakaran Pondok Perambah Hutan

 

Kepolisian :Berduskusi dengan tokoh masyarakt Dusun Sungai Tebal

MERANGIN – Untuk menanggapi beredarnya isu jika ribuan warga Kecamatan Lembah Masurai telah bergerak dalam permasalahan pembakaran pondok pelaku perambahan hutan TNKS yang terjadi di Desa Renah Alai, dan juga di beritakan salah satu media online actualiside.com, pihak kepolisianpun lansung beegerak cepat dan mendatangi lokasi kejadian.

Namun pihak kepolisan tidak menemukan dilapangan kejadian yang di beritakan salah satu media online, jika ribuan warga lembah masurai sudah mulai bergerak dalam kasus pembakaran pondok.

Bahkan pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung menanyakan permasalahan ini ke tokoh masyarakat dan tokoh agama,pihak tomaspun menegaskan tidak ada masyarakat yang main hakim sendiri,

Salah satu tokoh masyarakat dusun sungai tebal bernama yaroni di komfirmasi, mengatakan jika isu masyarakat sungai tebal akan swiping warga yang melintasi dusun tersebut tidak benar adanya.

“Tidak ada masyarakat sungai tebal melakukan swiping, dan juga akan bergerak untuk meyerang warga yang membakar pondok di desa sungai lalang, di sini situasi aman dan kondusif, dan saya tegaskan berita itu hoax,” ucap yaroni, Minggu(5/11).

Jika dirunut dari pemberitaan yang sudah beredar, jelas sekali jika berita tersebut tidak benar terjadinya, bahkan kondisi di lokasi saat ini dalam keadaan kondusif, wargapun beraktifitas seperti biasanya.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro saat di konfirmasi terkait isu berita yang mengatakan Jika ribuan warga lembah masurai telah bergerak terkait kasus pembakaran pondok, dirinya mengatakan itu tidak benar.

“Mamang ada terjadi pembakaran pondok, namun jika ada ribuan warga yang akan bergerak menyerang, serta akan ada swiping setiap warga yang melintasi dusun sungai tebal, itu tidak benar dan kini situasi di lokasi dalam keadaan kondusif,” tegas AKBP Aman Guntoro,Minggu(5/11).

Kapolres juga mengatakan untuk kasus pembakaran pondok di desa sungai lalang, pihak polsek lembah masurai belum menerima laporan resmi dari pihak korban.

“Korban belum ada melapor ke polsek, jika ada pasti akan kami tangani segera, dan juga akan kita selidiki lebih lanjut, lokasi tersebut masuk dalam hutan tnks atau tidak,saya juga menghimbau kepada masyarakat jangan mudah terpacing isu yang ada di media social,teliti terlebih dahalu sebelum mengambil kesimpulan apa yang di sampaikan di media social,dan juga kepada media saya mengajak agar berperan aktif menciptakan suasana yang kondusif dan bukan sebaliknya, “tutupnya.

 

Penulis  :  Subhan Hafis

Editor    : E.H.Sitorus

1551total visits,1visits today

Updated: 5 November 2017 — 9:20 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin