Lapor Motor Hilang, Pelapor Malah Diciduk Polisi

MERANGIN – Sungguh naas nasib dialami tiga pemuda ini. Sandiwaranya untuk menipu polisi dengan mengaku sepeda motornya hilang, ternyata harus dibayar dengan hukuman penjara. Ketiga pemuda ini diantaranya, Oriantoni (27), Adza (21) dan Dedi (20).

Aksi sandiwara ini bermula ketika Oriantoni melapor ke Mapolres Merangin, bahwa telah kehilangan sepeda motornya jenis Honda Revo  di Pasar Bawah Bangko. Laporan Oriantoni, langsung direspon aparat dengan melakukan pencarian terhadap sepeda motor tersebut.

Tepatnya pada Sabtu (14/10) kemarin, aparat menemukan sepeda motor tersebut di Desa Mentawak Kecamatan Nalo Tantan dan telah digunakan oleh Adriono.

Adriono langsung dibawa ke Mapolres Merangin, guna diperiksa.

Saat diperiksa, Adriono mengaku membeli sepeda motor tersebut seharga Rp 2 juta dari Dedi. Tak berselang lama, Dedi pun ditangkap. Dan dari sinilah sandiwara ini mulai terungkap. Dedi mengaku, Ia diperintahkan oleh Adza untuk menjual sepeda motor ini, dimana ternyata Adza adalah orang suruhan Oriantoni untuk pura-pura mencuri sepeda motornya. Aparat akhirnya menangkap kedua pelaku ini, di kediamannya masing-masing di Kecamatan Nalo Tantan.

Kepada aparat, Oriantoni mengakui kalau Ia terpaksa melakukan hal tersebut, karena sudah tidak sanggup lagi membayar kredit motor yang telah menunggak beberapa bulan.

“Cara seperti ini sudah sering terjadi, namun kali ini para pelakunya menyusun strateginya secara rapi, tetapi beruntung pihak kami berhasil mengungkapnya,” ujar Kapolres Merangin melalui Paur Humas, Ipda Sitorus, Senin (16/10).

“Dan sekarang para pelaku telah kami tahan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutupnya.

Penulis : Solihin

Editor : E.H Sitorus

2115total visits,2visits today

Updated: 16 Oktober 2017 — 6:01 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin