Pelaku Perdagangan Kulit Harimau Sumatera Diringkus Polisi

MERANGIN – Perdagangan kulit harimau Sumatera berhasil digagalkan aparat Kepolisian Resor Merangin, pada Rabu (11/10) kemarin.
Dari hasil penyergapan diamankan dua orang pelaku yakni, Firdaus (46) warga Desa Rantau Alai Kecamatan Batang Masumai dan Sutrimo (46) warga Kelurahan Dusun Bangko

Penangkapan kedua pelaku ini bermula ketika aparat mendapat informasi kalau ada dua orang yang menggunakan mobil jenis Escudo membawa kulit harimau.

Informasi tersebut lantas dikembangkan dengan berkordinasi dengan tim BKSDA, dan tak beberapa lama kemudian, saat pelaku berhenti di depan Hotel Royal, Desa Sungai Ulak Bangko, tim langsung melakukan penggerebekan.

“Saat digeledah, tim menemukan satu set kulit harimau yang disimpan di dalam tas, dan tulang harimau seberat 3 Kg,” kata Wakapolres, Kompol Ricky Hadiyanto,SH.SIK.MH saat jumpa pers, Kamis (12/10)

Dikatakanya lagi, dari pengakuan pelaku, kulit harimau tersebut akan dijual seharga Rp 20 juta kesalah seorang yang baru dikenalnya

“Kulit harimau dan tulangnya tersebut akan dijual oleh pelaku seharga Rp 20  juta,” kata Wakapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf d UU No 35 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dengan ancaman hukuman penjara lima tahun penjara dan denda 100 juta rupiah,” tutup Kompol Ricky Hadiyanto.

Penulis : Solihin

Editor : E.H Sitorus

2348total visits,1visits today

Updated: 12 Oktober 2017 — 4:12 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin