Kapolda dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Hadiri Apel Kasatwil di Akpol Semarang

Mabes Polri menggelar pelaksanaan Apel Kasatwil di Akpol Semarang, dalam kegiatan itu dihadiri oleh Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Priyo Widyanto MM, Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Kombes Pol Drs Taufiq Tri Atmojo dan para Kapolres Jajaran Polda Jambi.

Hari pertama, Senin (9/10/17) Kegiatan diisi pembekalan dari Bapak Kapolri Jenderal Pol. Drs. H. M. Pol Tito Karnavian, M.A.,Ph.D., Dalam arahannya, beliau menekankan agar Polri selalu berusaha meningkatkan kepercayaan publik atau public trust. Guna meraih kepercayaan itu diperlukan adanya peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.

Peningkatan kinerja adalah senantiasa melakukan inovasi sebagai usaha meningkatkan layanan kepada masyarakat. Perbaikan kultur adalah perubahan kerangka berpikir bahwa menjadi anggota polisi bukanlah menjadi menara gading atau istana barbie. Menjadi polisi adalah bekerja tulus memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Sedangkan manajemen media adalah pengelolaan informasi positif yang terpublikasikan. Bukan sekadar pencitraan, namun memperbanyak kegiatan positif sehingga tidak ada hal negatif yang muncul pada pemberitaan.

Pak Kapolri juga menegaskan agar keharmonisan TNI dan Polri dipertahankan. Sebagai pilar utama negara, TNI dan Polri adalah penjaga martabat bangsa Indonesia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pembekalan dari Presiden RI Bapak Joko Widodo yang sekaligus secara resmi membuka acara. Hampir senada dengan Pak Kapolri, Pak Presiden mengingatkan pentingnya meraih simpati publik.

Pak Presiden meminta agar sesegera mungkin merespons konflik sosial dan mencari solusinya. Pak Presiden juga menyampaikan, Polri harus senantiasa membangun jejaring dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Perbanyak kegiatan yang menyediakan ruang interaksi antara polisi dan masyarakat.

Usai makan siang bersama, pembekalan dilanjutkan. Kali ini disampaikan Panglima TNI. Dalam pembekalannya, Panglima mengingatkan tentang bahaya proxy war yaitu perang antar dua kekuatam besar namun secara terselubung karena menggunakan pihak ketiga.

Panglima menyatakan, mengantisipasi proxy war adalah dengan meneguhkan ideologi Pancasila dan meningkatkan sinersitas TNI dan Polri.

 

Sumber : http://tribratanews.polri.go.id/?p=270356

Publish : Solihin

783total visits,1visits today

Updated: 10 Oktober 2017 — 12:54 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin