KDRT, Berakhir Damai

MERANGIN – Kepolisian Polsek Pamenang lakukan penyelesaian perkara kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa Nurhayati (32) yang merupakan istri dari Abdul Rahman (51) mereka merupakan pasangan suami yang syah.

Peristiwa KDRT terjadi dirumah korban, pada Jum’at (1/9/17) sekira pukul 19.20 WIB. Mulanya saat itu pelaku yang merupakan suami korban mengecek Hp miliknya, namun tiba-tiba pelaku marah kepada anaknya bernama Iskandar, dan langsung menamparnya hingga mengenai bagian leher.

“Pelau marah lantaran lagu yang ada di Handphone miliknya telah hilang terhapus,” kata Kapolsek Pamenang,

Lanjut Kapolsek. Atas kejadian tersebut, istri pelaku marah kepada pelaku dan saat itu juga istri pelaku kembali marah kepada istrinya yang kemudian menggigit bagian lengan sebelah kiri istri pelaku sehingga mengakibatkan luka.

“Atas kejadian tersebut korban melaporkan perbuatan suaminya ke Polsek Pamenang,” tambah Kapolsek.

Selanjutnya, pada Selasa (5/9/17) korban Nurhayati dan pelaku Abdul Rahman (51) yang didampingi keluarga datang ke Polsek Pamenang. Kedatangan mereka sudah sepakat untuk menyelesaikan kasus KDRT tersebut melalui jalan kekeluargaan.

Pelapor mencabut laporan atau pengaduan yang telah dibuat, selanjutnya membuat surat perdamaian tertanggal 04 September 2017 yang di tanda tangani oleh Sdri NURHAYATI dan ABDUL RAHMAN, serta surat pernyataan Terlapor ABDUL RAHMAN SAYUTI yang berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan meminta maaf kepada korban,” jelas Kapolsek.

Setelah dilakukan perdamaian, Kapolsek Pamenang memberikan pesan kepada pasangan suami istri tersebut, untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, jika ada permasalahan hendaknya di selesaikan dengan cara baik-baik, jangan ada kekerasan, karena kekerasan dalam rumah tangga termasuk perbuatan yang memenuhi unsur pidana.

Ditempat terpisah, kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro,SIK yang dikonfirmasi melalui sambungan WA membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan perdamaian atas kasus KDRT tersebut

“Penyelesaian masalah dalam penerapan Polmas adalah penerapan konsep Alternatif Dispute Resolution (ADR)  yang merupakan jalur alternative selain proses hukum antara lain melalui upaya perdamaian,” tutur Kapolres, AKBP Aman Guntoro.

Penulis : Solihin

Editor : E.H Sitorus

1461total visits,1visits today

Updated: 6 September 2017 — 12:48 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin