Tanggapan Polri atas Survei Polling Center dengan ICW

JAKARTA – Pihak Polri mempertanyakan hasil survei antikorupsi 2017 yang menunjukkan rekrutmen Calon PNS (CPNS) dan kepolisian menjadi sektor terkorup di Indonesia. Polri mempertanyakan responden survei tersebut.

“Yang pertama, sumbernya ICW itu dari mana? Survei mereka itu melalui siapa yang mereka lihat. Kita kan harus lihat dulu, apakah daerah perkotaan, apa pedesaan, tingkat pendidikannya,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di gedung Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/7/2017).

Menurut Martinus, bila responden survei berasal dari kalangan orang-orang yang pernah memiliki masalah dengan polisi, semisal korban kesewenang-wenangan oknum aparat, responden itu akan memberi penilaian buruk terhadap Polri. Namun Polri ditegaskan Martinus tetap menghargai hasil survei tersebut.

“Kalau dia menyasar kepada mereka-mereka yang pernah menjadi korban, atau katakan lah yang korban penyalahgunaan polisi, ya pasti itu jelas dari survei mereka itu,” ujarnya.

“Kita menghargai. Kalau ada informasi-informasi seperti itu menjadi sebuah masukan bagi kita,” imbuh dia.

Martinus mengatakan, survei harus mewakili semua elemen di masyarakat agar hasilnya tidak bias dan akurat.

“Harus representatif untuk bisa menghasilkan sebuah survei yang signifikan yang bisa mendekati ke sebuah kebenaran,” pungkasnya.

Sumber : http://tribratanews.polri.go.id/?p=232918

Publish : Solihin

442total visits,1visits today

Updated: 22 Juli 2017 — 11:36 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRIBRATANEWS.POLRESMERANGIN.COM © 2017-2018 Humas Polres Merangin